Kuliner

Rindu Tahu Telor di Terusan Surabaya

tampilannya nggak meyakinkan, tapi rasanyaaa...
tampilannya nggak meyakinkan, tapi rasanyaaa…

Waaah…sudah lama saya rasanya nggak menikmati kuliner khas mahasiswa di Kota Malang, khususnya menu tahu telor favorit saya dulu. Bertempat di sudut jalan Terusan Surabaya, warung ini terlihat kecil dan sempit, lingkungan sekitarnya sudah padat rumah dan banyak ruko. Beberapa waktu yang lalu kebetulan saya lagi di Malang, merencanakan untuk mampir di warung tahu telor ini.

Sekitar pukul 17.00 setelah urusan selesai, saya memacu motor menuju kawasan Jalan Terusan Surabaya. Dari arah perempatan ITN, saya belok ke kiri menuju selatan alias kawasan jalan Bendungan Sutami. Sekitar setengah kilometer ada pertigaan besar saya ambil belok kiri, nah dari sini saya jalan pelan sampai menemui sebuah warung tahu telor sebelah kiri jalan.

Sebuah warung yang di depannya ada rombong kayu plitur ini cukup ramai dan kebanyakan yang berkunjung adalah mahasiswa cowok, cewek ada juga sih tapi sedikit. Begitu saya parkir motor di depannya, langsung pesen 1 porsi tahu telor, pedes serta pakai nasi, bukan lontong yang memang disediakan juga. (Ochim)

Kuliner

Jajanan Cilok

Pembaca sekalian…sudah pernah dengar kan dengan jajanan cilok atau aci dicolok (kata orang sunda)? makanan kecil yang menurut saya bisa disebut bakso jadi-jadian karena bahan yang mendominasi bukan dari daging tapi full tepung kanji atau mungkin dagingnya cuma sedikit kali ya. Kalau dikampung saya menyebutnya pentol.

Penggemar makanan ini cukup banyak dan dari berbagai kalangan usia, baik anak sekolahan, para mahasiswa bahkan orang dewasa termasuk saya :D. Cilok selain enak juga harganya yang murah meriah dengan per item rata-rata cuma 100 perak, maka tak heran jajanan ini mudah di dapat dan biasanya selain cilok ada juga tahu goreng dan pangsit yang dibentuk kecil-kecil bahkan terkadang ada telor puyuh juga.  Lanjutkan membaca “Jajanan Cilok”