Category Archives: Informasi Umum

Anak Bertanya, Pemerkosaan itu Apa Sih??

Dewasa ini di televisi sering banget kita dengar berita tentang perkosaan dan pembunuhan, miris sekali mendengarnya. Bahkan ketika saya membaca koran edisi kemarin, ada kabar di salah satu Kota di Jawa Timur ada kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang anak terhadap tetangganya sendiri.  Indonesia memang sudah dalam level darurat untuk kasus pemerkosaan dan pencabulan.

Kabar mengenai pemerkosaan yang seringkali di tayangkan televisi ternyata menggugah rasa keingintahuan anak, mereka menanyakan arti dari perkosaan tersebut. Sebagai orang tua, ternyata bingung juga bagaimana harus menjawabnya, merangkaikan kata agar si anak mudah memahami arti dari kata tersebut. Berikut ini ada jawaban yang kira-kira bisa dengan udah dipahami oleh anak-anak…

Jadi perkosa itu artinya menyakiti, memperkosa itu menyakiti dan diperkosa itu disakiti. Tapi kata perkosa itu lebih sering digunakan ketika menyakiti di bagian kemaluan/aurat kita.

Lalu kita jelaskan juga mengenai tindakan preventif agar anak terhindar dari tindakan pencabulan atau perkosaan. Berikut ini ada sebuah brosur yang terdapat beberapa tindakan yang harus kita sampaikan kepada anak untuk menghindari tindakan perkosaan/pencabulan:

anak mampu menjaga diri 2

anak mampu menjaga diri

semoga anak-anak kita terhindar dari tindakan yang tidak kita inginkan. (Ochim)

sumber: disini

Iklan

Belajar Dari Sopir Angkot

Sopir angkot

Sebuah uraian yang cukup inspiratif ditulis oleh pemilik akun fesbuk Herman Budianto, saya dapatkan dari laman fesbuk dan sudah beberapa kali di share. Saya pun tertarik juga untuk menbagikannya, silahkan disimak cerita berikut:

Ketika sedang menunggu angkot, tiba-tiba muncul angkot yg dikendarai pria cukup gondrong, agak seram wajahnya tetapi terlihat ramah.

“Ayo pak haji naik, langsung nih tidak ngetem” sapa sopir.

Saya pikir ini strategi marketing para sopir yg menawarkan dengan bahasa manis, memanggil penumpang dg sebutan haji dan tidak ngetem, krn biasanya tetap akan ngetem.

Akhirnya saya naik angkot tersebut, hanya saya terdapat dua penumpang di angkot ini.

Tidak lama, penumpang satunya turun, maka tinggal saya sendiri.

Saya berfikir kasian juga sopir ini kalau hanya ada satu penumpang.

Saya mulai aja ngobrol, ” Pak, tidak ngetem dulu saja? Kan penumpang hanya saya.”

Sopir, ” Tidak pak haji, saya sih tidak biasa ngetem, males dan bikin penumpang tidak suka jg.

” Terus gimana dg penumpang yg sepi begini, apa cukup utk setoran?” lanjut saya.

“Alhamdulillah pak haji selama ini selalu ada rizqi Allah. Sambil nyetir begini saya sambil terus dzikir dan berdoa agar rizqi lancar.” Lanjut sopir.

” Masya Allah, bagus sekali pak, dzikir apa yg biasa dibaca pak ?” tanya saya.

“Pernah denger pengajian di masjid pak Haji, disuruh membiasakan baca istighfar sebanyak-banyak. Insya Allah akan diampuni Allah dan rizqi akan lancar,” lanjut beliau.

“Alhamdulillah bagus sekali pak, smg terus dilanjutkan dzikirnya dan semoga rizqinya makin lancar.” lanjut saya.

Tidak beberapa lama ada penumpang naik 1 orang, terus dilanjut lagi 2 dan akhirnya hampir penuh angkot ini, padahal saya liat angkot lain banyak yang kosong.

” Kiri pak, saya turun di Dompet Dhuafa,” kata saya.

” ooo pak haji kerja di Dompet Dhuafa, tidak usah bayar pak haji, anak saya pernah dibantu waktu sakit.” beliau berkata sambil senyum dengan mata berbinar.

” Alhamdulillah pak semoga putranya terus sehat, tp saya tetap bayar ya..(sambil memberikan uang dengan agak memaksa). Assalamu’alaikum,” kata saya sambil pergi

Terdengar jawaban sopir,” wa’alaikumussalam”

Semoga menginspirasi…


Ninja Menghadang Bis Restu

ninja menghadang bis restuKalau dulu sempat heboh ada pengendara motor menghadang bis Eka di daerah jalan raya Salatiga Semarang, kini ada lagi kasus serupa. Lokasinya dijalan raya Jombang-Kertosono yaitu sebuah motor ninja menghadang bis Restu pada pukul 09.00 pagi tadi.

Ninja menghadang restu 2Kronologinya, bis Restu ini menutup jalur yang dari arah lawan, kemudian ada motor ninja di depannya menghadang. Jadi di jalan raya tersebut ada 4 lajur, 2 lajur dari arah Jombang dan 2 lajur dari arah Kertosono (nganjuk). Posisi bis Restu ini menutup jalur dari arah Jombang menuju Kertosono, kondisi lalu lintas sedikit macet.

1909963_10205534164060067_2318306389283886182_n

Mungkin karena pengendara Ninja ini merasa di jalur yang benar, sehingga doi berani berhadapan dengan bis Restu dan nggak mau mengalah. Kalau dilihat dari foto ketiga, sepertinya memang bis Restu berada dijalur yang salah, menutup jalur dari arah lawan, kemudian marka jalan menunjukkan lurus tanpa putus-putus yang artinya dilarang mendahului.

Menurut berita yang dimuat e100 (fanspage radio suara surabaya), bis yang tidak bisa maju ini akhirnya mundur dan kembali ke jalurnya. (Ochim)

foto: netizen e100


Pick up Zebra Menggandeng Truk Gandeng

Zebra narik fuso

Sulit dipercaya, mesin mobil zebra tua ini bener-bener kuat, bisa menarik truk Fuso yang lagi mogok dijalan. Seperti yang terlihat dalam foto, mobil pick up itu menarik truk gandeng menggunakan tali tampar.

Ini terjadi di daerah Blitar tepatnya di Sumber Udel. Minim keterangan bagaimana kronologinya, yang jelas foto tersebut diambil oleh seseorang yang kebetulan lewat, kemudian di share di laman facebook ag243 (radio Andika Kediri) pada tanggal 31 januari 2016.

Mungkin setelah kejadian ini, harga mobil Zebra bekas mulai melambung, karena sudah terbukti ketangguhan mesinnya. 🙂 (Ochim)


Setuju Banget, Kapolres Batu Melarang Siswa SMP/MTs Membawa Motor

Screenshot berita larangan membawa motorKebijakan Kapolres Batu ini saya rasa patut ditiru daerah lain, karena seperti yang telah kita ketahui, banyak banget anak usia SMP sudah mengendarai motor ke sekolah. Yang jadi perhatian disini adalah pada usia tersebut, mereka masih dianggap belum mampu mengendalikan emosi dijalan serta belum mampu memahami haluan berkendara. Sehingga dikhawatirkan nantinya akan membahayakan keselamatan mereka sendiri dan orang lain.

Tentunya kebijakan ini juga harus didukung oleh orang tua, diharapkan para orang tua tidak memberikan fasilitas tersebut ke sekolah sampai nanti pada usia yang diperbolehkan. Jadi saat berangkat sekolah, mereka bisa menggunakan sepeda pancal, diantar orang tua atau naik kendaraan umum.

Dengan terbitnya peraturan ini, diharapkan akan meminimalisir kecelakan lalu lintas yang melibatkan para pelajar. Monggo…untuk para orang tua hendaknya jangan memanjakan anak-anaknya dengan memberikan fasilitas yang justru sangat membahayakan mereka. (Ochim)


Lampu Rumah Meredup

Kantor PLN Kota MojokertoTadi malem ketika saya terbangun sekitar jam 1, melihat lampu ruang tamu kok sepertinya nggak begitu terang, saya pikir mungkin karena saya baru bangun jadi pandangan mata masih belum sempurna. Kemudian saya lihat lampu neon teras hanya menyala merah di ujungnya, wah kayaknya listrik mau padam.

Saya kemudian melihat rumah tetangga kok lampunya nyala normal, rumah samping saya juga begitu. Lha ini kenapa dengan listrik dirumah saya? Saya langsung mencari senter dan menyiapkan lilin. Asumsi saya ini mungkin tegangan listrik turun, lalu saya mematikan listrik dari saklar kwh meter.

Melihat listrik tetangga yang nggak padam alias nyala normal, berarti cuma dirumah saya tok, saya coba mematikan lampu dan peralatan elektronik satu per satu, mungkin ada yang nggak normal, ternyata nggak ada yang aneh, normal saja. Ya uwes saya langsung bergegas mengeluarkan motor dari garasi untuk segera menuju ke kantor PLN. Setahu saya ada kantor PLN yang buka 24 jam, lokasinya berada di timurnya alun-alun Kota Mojokerto.

Saat perjalanan keluar perumahan, ternyata saya menemui 2 rumah yang lampu terasnya redup bahkan berwarna kemerahan, wah ada yang senasib nih. Sengaja saya nggak telpon PLN, mending langsung datang saja ke kantornya ben manteb, takutnya nggak segera dilayani.

Setelah sampai kantor PLN, memang buka 24 jam, saya masuk kantor dan didalam ada 2 orang disana.

“Assalamu’alaikum… Pak rumah saya lampunya redup itu kenapa ya? Padahal rumah tetangga nyala normal” keluh saya.

Salah satu bapak-bapak dibelakang meja jawab, “Perumahan Magersari ya? Sudah ada petugas disana yang memperbaiki, memang ada gangguan mas”

Begitulah inti pembicaraan saya dengan petugas PLN setelah ngobrol-ngobrol sebentar, ternyata memang ada gangguan dan sudah ada petugas yang meluncur untuk memperbaiki. Tapi saya nggak tahu mereka dimana memperbaikinya. Ya uwes yang penting sudah direspon, saya langsung pulang dan ketika masuk perumahan, sebagian rumah yang gelap langsung menyala, berarti rumah saya sudah bisa dinyalakan.

Sudah sampai rumah saya langsung memindahkan saklar kwh pada posisi ON dan “byaarr…” Alhamdulillah sudah nyala. Kasus ini bisa saja terjadi di rumah siapa saja namun sangat jarang terjadi. Ketika terjadi penurunan tegangan, yaitu dengan ditandai lampu redup bahkan ada yang mati, lebih baik saklar pada kwh dimatikan saja. Karena dikhawatirkan akan merusak peralatan elektronik di rumah seperti kulkas, TV, AC, dll. (Ochim)


Pengaruh Waktu Pengisian BBM Terhadap Tingkat Konsumsi Bahan Bakar Pada Motor Honda GL Max

Gapura Kota BatuSetelah menerbitkan artikel tes konsumsi BBM pada Honda GL Max beberapa waktu lalu, setiap hari saya masih selalu tes konsumsi BBM terus, hingga sekarang sudah 7x pengujian. Jadi setiap isi bensin untuk saya pakai riding berangkat-pulang kerja, selalu menghitung hasil akhirnya. Dengan metode yang sama yaitu full to full, GL Max masih bisa menempuh diatas 50 km per liternya. Hal ini cukup membuat saya bener-bener suprise, nggak nyangka bisa seirit gitu. Padahal pada saat pertama kali saya tes, dapat hasil cuma 1 liter/38 km. Pada pengujian yang pertama tersebut, saya memang mengawali isi premium pada siang hari jam 14.30 untuk saya pakai pulang ke Mojokerto.

Kemudian pada tes yang kedua, kebetulan saja saya isi premiumnya pada pagi hari jam 06.00 (pada saat berangkat kerja) dan hasilnya adalah bisa menempuh 51 km/liter. Kok beda banget dengan hasil yang pertama, maka mulai saat itu saya sengaja pada pengujian berikutnya selalu isi premium pada pagi hari.

hingga kelima kalinya, pada pengujian konsumsi BBM tetap selalu isi premium pada pagi hari jam 06.00 di Bypass Mojokerto (setiap hari selalu isi di SPBU tersebut sebelum berangkat kerja), dan hasil pengujian BBM saya masih bisa irit, 1 liter rata-rata diatas 50 km, paling irit bisa sampai 53 km per liter.

Lama-lama saya penasaran, apakah karena pada pengujian BBM selalu isi premium pagi hari sehingga hasilnya bisa irit? Untuk menjawab pertanyaan itu, saya iseng mencoba tes lagi konsumsi BBM namun pengisiannya pada waktu siang hari jam 14.30 (seperti pada pengujian pertama), ternyata hasilnya lebih boros yaitu dapet 39 km per liter.

Nah…kesimpulan saya yang awam masalah perminyakan, ternyata waktu isi BBM pada pagi hari membuat konsumsi BBM motor GL Max jauh lebih irit dibanding siang hari. Jika sampeyan para pembaca penasaran, silahkan dicoba, siapa tahu bisa irit, pakai metode yang sederhana yaitu full to full. Pengujian saya sampai sekarang ini sudah 7x, rinciannya adalah 2x pengujian isi BBM pada siang hari (1 liter dapat 38 km dan 39 km) kemudian 5x pengujian isi BBM pada pagi hari (semua hasilnya diatas 50 km per liter).

Untuk diketahui, spesifikasi motor GL Max tahun 2001 ini masih standar bawaan pabrik, hanya karburatornya saja yang nggak ori, pakai merk Sheng wey, karena yang ori sudah nggak langsam lagi, akhirnya beli yang KW saja harganya lebih murah. Gaya riding saya santai pada kecepatan 60-70 kpj, kadang menyentuh 80 kpj pada kondisi menyalip kendaraan tertentu di bypass. (Ochim)