Author Archives: ochimkediri

About ochimkediri

semoga Allah SWT selalu melindungi setiap perjalananku...

Espass Putus Timing Belt di Trowulan

Pagi itu pukul 05.30 saya berangkat kerja dari Mojokerto menuju Kandangan, kali ini membawa Espass biru. Berjalan santai keluar wilayah Kota Mojokerto, lalu lintas masih sangat sepi hanya ada beberapa motor yang terlihat melintas. Mungkin 30 menit lagi akan ramai oleh anak-anak berangkat sekolah.

timing belt putus

jembatan timbang trowulan-mojokerto

Namun ketika saya sampai di Trowulan, petaka itu datang. Tepatnya di depan jembatan timbang Trowulan, espass tiba-tiba muncul suara aneh “besss…!!” lalu kecepatan mendadak berkurang, suara mesin nggak normal, saya lalu berhenti dan mesin langsung mati. Coba tak stater tapi suaranya kasar dan mesin nggak mau nyala. Lalu saya buka kap mesin yang ada di dalam kabin tengah, walau nggak paham mesin saya coba lihat satu-persatu seperti delco serta kondensor, lihat kabel-kabel, kabel di aki serta rotaknya. Rotaknya masih ada bunyi ketika kontak posisi ON.

Kemudian tanya orang sekitar tentang bengkel disekitar situ, katanya ada tapi jauh, orangnya mau menawarkan untuk memanggil yang dimaksud tapi saya tolak. Karena entah kenapa saya lalu kepikiran kalau espass itu timing beltnya putus. Kalau timing belt putus lebih baik mobil saya lanjut bawa ke Kandangan saja dengan bantuan ditarik dengan mobil, kebetulan montir yang biasanya pegang espass saya orang sana. Lalu saya telpon saudara di Kandangan untuk dibawakan montir langganan tadi, agak lama 2 jam kemudian baru datang sambil bawa Innova.

timing belt espass putus2

bongkar dulu untuk cek timing belt

Orang bengkel tadi langsung coba stater espass sekali saja dan menyimpulkan kalau timing belt putus, katanya terlihat dari suara stater yang kasar. Tapi doi juga meyakinkan dengan melihat kondisi timing belt dulu yaitu dengan membuka beberapa part di depan blok mesin, karena letak timing belt espass agak tersembunyi.

Setelah berhasil dibuka, benar saja, timing belt putus…saya langsung lemes, karena artinya akan butuh biaya banyak untuk memperbaikinya. Untuk mobil Daihatsu Espass ketika timing belt putus, maka antara klep dan piston akan bertabrakan dan rusak, karena kondisi mesin sedang bekerja dan proses klep membuka-menutup diatur oleh timing belt tadi.

timing belt espass putus3

pejalanan dengan ditarik selama  1,5 jam

Akhirnya saya nyari toko bangunan untuk beli tali tambang sepanjang 6 meter, nantinya untuk menarik espass. Setelah dapat lalu ditautkan ke bawah mobil, kebetulan ada semacam lubang disana. Lalu ditarik dengan Innova jalan pelan-pelan sekitar 20-30 km/jam. Menempuh waktu sampai 1,5 jam untuk sampai di bengkel deket rumah ortu, cukup jauh dan tali tambang sempat putus 2 kali. Setelah sampai dibengkel, saya sampaikan ke montirnya nggak usah buru-buru dibongkar, karena memang saya masih bingung dananya, hahaa

timing belt espass putus5

sampai di bengkel

Sampai sekarang saya masih heran kok bisa timing belt putus, padahal juga masih terhitung baru diganti, sekitar 2,5 tahun yang lalu, kilometer juga masih 20 ribuan sejak timing belt baru dipasang (kebetulan tercatat di stiker pintu sopir), katanya ‘kan usia pakai timing belt adalah 50.000 km sudah harus diganti. Ini ketika putus juga kondisi belt masih sangat bagus, mungkin lagi apes kali ya… kalau begini lebih baik timing belt diganti lebih awal lagi dari yang seharusnya. (Ochim)

Iklan

Sayang Sekali Honda Spacy Harus Disuntik Mati

honda spacy pgm-fiDapet kabar dari blog kang IWB, bahwa ternyata matic gemuk Honda Spacy sudah discontinue. Ya karena memang penjualannya terus mengalami penurunan, puncaknya pada bulan januari 2018 hanya terjual 28 unit saja, bahkan pada bulan februari 2018 nggak ada yang terjual alias 0 unit.

Dirumah ada 1 unit warna merah keluaran tahun 2012, sudah injeksi dan yang pakai ibuk saya untuk aktivitas sehari-hari seperti kulakan dagangan di pasar. Desainnya unik dan ternyata memang Honda Spacy ini nggak hanya ada di Indonesia tapi juga di negara Asia maupun Eropa, jadi desainnya itu memang global.

Honda Spacy 2012Tapi ternyata desain seperti Spacy ini kurang diminati di tanah air, kalah dengan matic honda yang lain seperti Beat, Vario maupun Scoopy yang lebih diterima. Harusnya ketika penjualan Spacy mulai menurun, segera melakukan facelift dan penambahan fitur seperti yang ada pada matic Honda yng lain. Dulu saya pernah mengutarakan mengenai kelemahan Honda Spacy dan saya berharap Honda melakukan perbaikan sehingga menjadi matic yang lebih sempurna dibanding sebelumnya. Tapi kalau sudah discontinue gini, ya Spacy ibuk siap-siap jadi motor langka, karena memang jarang ditemui dijalanan. (Ochim)


Tarif Bis dari Mojoagung ke Mojokerto yang Paling Murah

Biasanya saya berangkat kerja full motoran dari Mojokerto ke Kandangan, namun terkadang saya juga naik bis di separuh perjalanannya. Jadi dari Mojokerto saya naik bis turun Mojoagung kemudian Mojoagung ke Kandangan dilanjut motoran yang saya titipkan, begitu juga rute sebaliknya.

Untuk naik bis seringnya itu saya dapat bis Sugeng Rahayu/Sumber Selamat maupun Mira, karena memang populasinya paling banyak di jalur ini. Selain itu pernah naik Harapan Jaya, Jaya, Pelita Indah, Restu dan Mandala (Handoyo Group). Namun dari beberapa bis tersebut tarifnya yang paling murah untuk rute Mojokerto – Mojoagung dan sebaliknya adalah Harapan Jaya, doi tarifnya cuma 3 ribu, sedangkan bis yang lain 4 ribu bahkan bis Jaya pernah menarik karcis 5 ribu. (Ochim)


Untuk Ojol, Motor Bebek Lebih Praktis Ketimbang Matic

ojek onlineAda yang posting tentang motor ojek online di sebuah grup facebook Motuba (Mobil Tua Bangka). Yang menarik dan jadi pembahasan adalah cukup banyak para ojol (ojek online) ini selalu memakai motor matic daripada motor bebek. Asumsi saya sih mungkin karena motor matic ini sangat fleksibel untuk membawa barang bawaan lebih banyak. Namun ternyata dilihat dari segi perawatan, sebenarnya motor bebek-lah yang paling tangguh dan nggak ribet, khususnya adalah perangkat penggerak roda belakang.

Untuk motor matic, ada perawatan ekstra yaitu pada perangkat CVT-nya, malah ada servis sendiri khusus CVT karena ada beberapa part yang harus sering diperiksa agar tetap nyaman dikendarai. Saya jadi inget motor matic dirumah, ada Honda Spacy tahun 2012 dan Yamaha Mio Sporty 2010 (sudah terjual), selain servis mesin, juga harus memeriksa kondisi transmisinya apakah ada keausan.

Beda dengan motor bebek, perawatannya paling mudah dan murah, penggerak roda belakang cuma mengandalkan rantai, kalau kendor tinggal dikencengin saja, kalau sudah molor ya diganti gearset atau rantainya saja, tapi kalau mata gearnya sudah aus ya sebaiknya ganti semua. Harga gear set itu nggak mahal kok untuk ukuran motor bebek, dan usia pakai lebih tahan lama.

Memang kalau untuk ojol lebih baik pakai motor bebek saja mengingat biaya perawatan yang cukup minim dibandingkan matic, jadi kan bisa sedikit menghemat pengeluaran untuk biaya operasional motor. Tapi itu semua kembali ke selera masing-masing, sesuaikan dengan kebutuhan saja, keunggulan matic tentu lebih praktis karena mengendarainya cuma ngegas saja dan bisa bawa barang bawaan lebih lega. (Ochim)

 


Efek Dibukanya Ruas Tol Madiun – Wilangan

gerbang tol wilangan

gerbang tol wilangan

Weekend kemarin saya dan istri mudik ke Magetan, kemudian pada minggu sore sekitar jam 4 balik ke Mojokerto lagi. Perjalanan bisa dibilang lancar namun juga menemui kemacetan yaitu di kawasan simpang empat mengkreng-Kertosono sampai di gerbang tol Bandar Kedungmulyo-Jombang. Penyebabnya adalah penyempitan jalan yang sekaligus dekat dengan pintu keluar tol Bandar Kedungmulyo, kemudian juga diperparah oleh adanya perlintasan kereta api.

saradan

Jalan raya Saradan

Lepas itu sudah lancar nggak ada penumpukan kendaraan lagi. Malah ketika sampai di setelah pintu tol Madiun arus lalu lintas cenderung sepi. Seperti di Caruban dan Saradan yang biasanya selalu ramai oleh kendaraan besar seperti truk trailer, bis maupun kendaraan pribadi, kali ini cukup lengang. Hanya sesekali ketemu bis-bis ekonomi macam bis Jogjaan serta bis Ponorogo yang terlihat melintas.

saradan 2

sepi banget

Sepinya jalur ini karena memang sudah dibukanya tol dari Madiun ke Wilangan maupun arah sebaliknya, namun kemarin itu masih gratis dan baru diberlakukan tarifnya pada tanggal 1 Mei 2018. Seandainya ruas tol Wilangan – Kertosono sudah jadi, tentu lalu lintas bawah atau jalur biasa semakin lancar apalagi pas libur hari besar yang biasanya rawan macet. Diperkirakan untuk rual tol Wilangan – Kertosono akan selesai pada akhir tahun 2018, mudah-mudahan saja selesai tepat waktu. (Ochim)


Jalur Pujon – Kasembon Dimata Mereka

jalur pujon - kasembonTadi pagi baru baca postingan horor di sebuah grup facebook Motuba (Mobil tua bangka), kebetulan ini juga jalur yang dulu sering saya lewati ketika masih kuliah di Malang. Kalau sekarang sih sudah jarang.

Jadi postingan tersebut menceritakan pengalaman horor ketika melintas disana, ada yang ketemu pocong maupun penglihatan pengendara yang teralihkan, jalan yang harusnya belok tapi terlihat lurus, serem banget sih…

Memang jalur tersebut dominasi hutan dan jalanan yang berkelok-kelok, kalau malam hari diatas jam 8 sudah pasti sepi jarang ada yang lewat, kecuali kalau pas weekend rame karena banyak penglaju yang mengunjungi Kota wisata Batu. Pengalaman yang sama horornya juga diceritakan oleh para netizen di kolom komentar pas melintas malam hari, macem-macem pokoknya. Wah ternyata banyak yang punya pengalaman mistis lewat sana ya…

Pengalaman saya selama ini lewat di rute tersebut aman-aman saja, saya nggak pernah ketemu hal mistis disana, ya biasa nggak ada yang aneh maupun horor.

Pengalaman lain yang paling malem tapi riding boncengan dengan saudara saya, jadi dari Malang memang berangkatnya masih maghrib namun karena mampir-mampir jadinya masuk Kota Batu hampir jam 9. Ketika sampai di Dewi Sri sekitar jam setengah 10  saya dan saudara mulai sama-sama ngantuk, maklum saja karena memang pas sore itu baru sampai di Malang jenguk sepupu di rumah sakit kemudian langsung pulang ke Kandangan. Maka saya putuskan untuk istirahat sebentar di masjid pojokan setelah Dewi Sri kalau dari arah Malang, habis tiduran sebentar (nggak bisa merem) jam stengah 11 ambil wudhu dan sholat isya trus langsung berangkat lagi. Ditengah perjalanan juga saya nggak menemui hal mistis sampai kawasan hutan itu habis dan menemui pemukiman ramai.

Memang selama ini belum pernah sampai tengah malam lewat sana, mungkin kalau saya disana pas tengah malam bakal lain ceritanya ya, hehee tapi yang saya takutkan riding malam itu kalau ban bocor, ya bakal jarang ketemu tukang tambal ban, makanya kalau bisa saya hindari jalan malam melewati jalur Pujon – Kasembon. (Ochim)  

Screenshot_20180428-063501jalur pujon - kasembon 3jalur pujon - kasembon 2


Kalau Nggak Sumber atau Mira, Saya Nggak Naik

Bis Sumber Kencono ATB (AC Tarif Biasa) jur. Surabaya – Yogyakarta

Di simpang empat Mertex Mojokerto, saya biasa nunggu bis untuk berangkat kerja. Disana saya menemui orang yang sama, seorang ibu-ibu yang belakangan saya tahu dia berangkat kerja di Perak – Jombang katanya. Karena sering ketemu pas nunggu bis, saya iseng ngobrol-ngobrol daripada bengong lihatin jalan. Ya standar saja obrolannya orang dijalan, lalu berlanjut ke obrolan yang lain sampai ke masalah bis.

Pas sambil ngobrol, ketika dari jauh nampak bis yang ternyata bukan bis pilihannya, dia nampak biasa saja tidak bergegas untuk siap-siap naik, saya berkata, “itu ada bis…” lalu orang itu membalas, “mboten mas, kulo nek mboten sumber nopo Mira mboten munggah” (nggak mas, saya kalau nggak sumber atau Mira saya nggak naik). Alasannya ya karena pagi itu berangkat kerja tentunya agak terburu waktu, maka dia harus pilih-pilih bis, tentu saja pilihannya bis Sumber group atau Mira. Tahu sendiri kan kedua bis itu memang cukup “menjanjikan” untuk mengejar waktu. (Ochim)