Naik Bis Harapan Jaya, Jadi Teringat Masa Kecil

Harapan Jaya di MojoagungPagi tadi ketika berangkat kerja dari Mojokerto kebetulan dapat bis Harapan Jaya ATB Jurusan Surabaya – Trenggalek, Penumpang nggak begitu banyak karena masih pagi, Jadi saya cukup nyaman nggak desak-desakan apalagi AC juga cukup dingin, pokoknya serasa naik bis kelas eksekutif, hehee.. Beda dengan bis yang arah ke Surabaya yang pastinya sudah pada penuh karena bersamaan dengan orang berangkat kerja di Ibukota.

Bis berjalan cukup kencang tapi sopirnya ini bawaannya alus, jadi tetep nyaman di dalam bis. Setelah bayar karcis ke kondektur, entah kenapa kemudian pikiran saya melayang ke beberapa tahun lalu ketika masih kecil. Dulu orang tua saya sering mengajak ke rumah mbah di Tulungagung dengan naik bis, termasuk Harapan Jaya ini.

Dulu bis dari Kediri ke Tulungagung maupun Trenggalek banyak pilihannya, selain Harapan Jaya, ada Pelita Indah, Surya Indah, Surya Perdamaian, Sri Lestari, Jaya Mulya, Murni Jaya, Jaya Baru, Setiawan, Seruni, Baruna, dan masih banyak lagi. Namun yang masih eksis sampai sekarang cuma Harapan Jaya dan Pelita Indah, sesekali saya juga kadang ketemu Baruna.

Waktu itu seneng banget bisa naik bis besar, apalagi kalau pas dapat bangku paling depan, bisa lihat aksi sopir menyalip kendaraan depan di jalur lurus Kediri – Tulungagung. Kalau pas nggak dapat duduk paling depan, saya selalu milih duduk dekat jendela, rasanya asik saja bisa melihat lalu lintas dari dalam bis. Kemudian juga saya selalu koleksi karcis bis yang pernah saya naiki, namun yang paling banyak karcis bis Pupsa Indah atau Hasti jurusan Malang – Kediri/Jombang dan bis Jurusan Surabaya – Trenggalek.

Walau begitu sebenarnya dulu ada ketakutan tersendiri naik bis, yaitu ketika turunnya. Tahu sendiri kan pas menurunkan penumpang bisnya itu nggak bener-bener berhenti tapi masih berjalan lambat dan penumpang harus cepet-cepet turun, sedangkan saya itu takut jatuh apalagi jarak dari lantai bis ke aspal cukup tinggi.

Last… tak terasa 30 menit sudah di dalam bis Harapan Jaya mengenang masa kecil, bis sudah hampir sampai Mojoagung dan saya harus siap-siap untuk turun (kali ini nggak perlu takut lagi 😀 ) kemudian saya lanjut ambil motor di penitipan dan gas lagi melanjutkan perjalanan. (Ochim)

 

Iklan

About ochimkediri

semoga Allah SWT selalu melindungi setiap perjalananku... Lihat semua pos milik ochimkediri

2 responses to “Naik Bis Harapan Jaya, Jadi Teringat Masa Kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: