Riding dengan Kecepatan Maksimal 70 Maupun 90 km/jam, Tak Mempengaruhi Waktu Perjalanan

NMP di perempatan sooko MojokertoJarak dari rumah saya dengan tempat kerja adalah 46 km. Nah jarak segitu waktu tempuh saya biasanya adalah 1 jam perjalanan. Melewati Mojokerto -Mojoagung – Mojowarno – Ngoro – Kandangan. Kecepatan maksimal saya selalu berada pada angka 70 kpj. Ya, sudah sejak beberapa waktu lalu saya konsisiten di angka tersebut karena beberapa pertimbangan. Serta kecepatan tersebut menurut saya adalah yang paling aman dan nyaman untuk mengendarai sebuah motor di rimba lalu lintas yang semakin tak bersahabat.

Namun pernah pada situasi tertentu, pada saat berangkat kerja saya terpancing untuk menggeber lebih kencang lagi, pokoknya ridingnya agak melebihi batas yang saya tetapkan hingga 90 kpj, cenderung grusa-grusu. Namun ternyata tetap saja waktu tempuh saya 1 jam sampai di tujuan. Lah, rugi donk saya sudah ngebut tapi tetap tidak memperpendek waktu tempuh saya. Asumsi saya mungkin karena banyak hambatan dijalan seperti kondisi lalu lintas serta kecepatan pengendara lain di jalan yang bervariasi.

Maka dari situ saya tetap yakin bahwa membatasi kecepatan yang sudah saya terapkan selama ini adalah pilihan yang tepat. Riding jadi lebih nyaman dan tentunya meminimalisir resiko kecelakaan dijalan. (Ochim)

 

About ochimkediri

Seorang Adam yang lahir di Malang dan tinggal di Kediri Lihat semua pos milik ochimkediri

11 responses to “Riding dengan Kecepatan Maksimal 70 Maupun 90 km/jam, Tak Mempengaruhi Waktu Perjalanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: