Cerita Perjalanan Dari Magetan Menuju Solo

Bangun tepat jam 02.00 dini hari, masih terasa lelah karena baru nyampe dari Mojokerto jam 9 malem. Kemudian siap-siap melanjutkan perjalanan ke Solo untuk menghadiri wisuda adik ipar di kampus UMS. Sebelum berangkat iseng cek air radiator si Maestro, kemudian mulai stater mobil dan keluarin dari garasi.

Honda Maestro di CarubanMasih terasa ngantuk, saya mulai menjalankan mobil dengan pelan-pelan menuju Gorang-gareng, kemudian ambil jalur ke Maospati untuk masuk ke jalan besar arah Ngawi. Isi bensin di SPBU utaranya terminal Maospati lalu tancap gas dengan kecepatan rata-rata 60-70 kpj. Mulai bercengkerama dengan bis besar dan truk di ring road Ngawi.

Kondisi aspal di jalur ini banyak yang bergelombang dan berlubang, saya harus lebih hati-hati agar tidak sampai kejeglong. Meskipun suspensi sedan memang sukses meredam goncangan, namun sebisa mungkin saya menghindar.

Pukul 04.15 sayup-sayup terdengar suara adzan shubuh, sambil nyetir saya mulai mencari masjid di pinggir jalan raya, hingga akhirnya ketemu sebuah masjid besar di kawasan Mantingan-Ngawi, mobil saya bawa masuk ke parkiran namun sebelumnya saya buka pintu pagarnya yang masih sedikit terbuka. Masjid ini baru saya ketahui ternyata bersebelahan dengan pondok Gontor Putri 1 dan 2.

ring road ngawiSetelah ikut sholat subuh berjamaah, saya melanjutkan perjalanan lagi, sekitar 15 menit dari masjid tadi, saya sudah memasuki gerbang perbatasan Jatim-Jateng dan masuk kabupaten Sragen. Disini mulai dilanda ngantuk yang amat sangat dan saya kendorkan gas agar mobil lebih melambat, kemudian mencoba sambil ngobrol dengan bapak mertua untuk mengusir ngantuk.

Tugu Manahan SoloTernyata cukup ampuh, ketika memasuki kabupaten Karanganyar, saya sudah nggak terlalu ngantuk, hingga akhirnya memasuki Kota Solo saat lalu lintas sudah mulai ramai. Kemudian Bapak mulai mengontak adik untuk menuntun kita menuju kampus UMS.

Ini adalah pengalaman pertama saya mengendarai sampai wilayah Jawa Tengah tanpa pengganti, tentu saja kondisi badan sudah capek banget karena sebelumnya nyetir dari Mojokerto. (Ochim)

Iklan

About ochimkediri

semoga Allah SWT selalu melindungi setiap perjalananku... Lihat semua pos milik ochimkediri

10 responses to “Cerita Perjalanan Dari Magetan Menuju Solo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: