Espass Melahap Tanjakan Ekstrem di Kawasan Plaosan, Magetan

daihatsu espass tahun 1996Dapat undangan dari tetangga rumah istri di Magetan untuk ikut ngiring manten di kawasan Plaosan. Kebetulan memang pas lagi mudik ke rumah istri bawa espass, ya udah sekalian ajak tetangga yang lain untuk bareng sekalian mumpung longgar. Espass di isi penumpang melebihi kapasitas, standarnya adalah 7 orang namun biar bisa ikut semua akhirnya sampai penuh 9 orang plus barang bawaan (seserahan).

Baris kedua di isi 3, kemudian baris ketiga 4 orang, wes berdesakan jadinya. Saya sih nggak khawatir apa-apa mengenai kondisi mobil karena yakin bakal kuat nanjak di kawasan Plaosan, yaitu daerah menuju Telaga Sarangan. Sudah bisa saya bayangkan seperti apa tanjakan-tanjakan disana karena sudah berkali-kali melewati Plaosan saat ke Sarangan. Jalan yang cukup luas dan aspal mulus serta tanjakan yang cukup landai.

Namun ternyata berbeda, penunjuk jalan melewatkan espass ke jalan alternatif, kondisi jalan cukup sempit dan bergelombang, nanjak terus dan berliku-liku. Awalnya saya biasa saja nggak ada rasa was-was karena merasa espass mampu melewati tanjakan tersebut.

jalan menuju sarangan

jalannya mirip seperti ini, tapi sempit, menanjak dan banyak tikungan tajam

Namun lama kelamaan jalan semakin esktrem saja, terlalu menanjak dan kelokan tajam, kemudian kondisi aspal bergelombang. Saya mulai khawatir, sesering mungkin saya melirik temperatur suhu mesin. Espass berjalan semakin pelan tapi mesin meraung-raung. Saya hanya berjalan pada gigi 1 dan 2 dengan kitiran mesin 4000 rpm, cukup ngoyo dengan kondisi penumpang overload.

Penumpang dalam mobil pada asik ngobrol-ngobrol, mereka nggak tahu kalau sopirnya ini lagi cemas, khawatir mobil nggak kuat nanjak dan mesin tambah panas. Saat itu jarum temperatur anteng pada posisi tegak. Kalau nantinya jarum tersebut nambah lagi, saya bakal berhenti dulu untuk mendinginkan mesin.

Pasar wisata Plaosan MagetanSalah satu mobil rombongan yaitu L300 diesel di depan saya enteng saja menaiki tanjakan ekstrem tersebut, jauh meninggalkan saya. Jalur ini termasuk cukup pedalaman tapi arahnya adalah ke Pasar Plaosan, yaitu pasar yang berada di pinggir jalan raya menuju Sarangan.

Alhamdulillah ternyata sudah sampai lokasi dan espass masih segar bugar nggak ada gejala overheat seperti yang saya khawatirkan dijalan tadi. Ternyata lokasi mantenan berada di perkampungan yang lokasinya dataran tinggi dan jalannya banyak tanjakan. Persis seperti di perkampungan Mantung, Pujon. (Ochim)

About ochimkediri

Seorang Adam yang lahir di Malang dan tinggal di Kediri Lihat semua pos milik ochimkediri

10 responses to “Espass Melahap Tanjakan Ekstrem di Kawasan Plaosan, Magetan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: