Berkunjung ke Waduk Selorejo, Malang

Mumpung lagi tanggal merah, kemarin (14/01) saya bersama istri merencanakan ke tempat wisata yang deket-deket saja. Kebetulan saya sudah lama nggak mengunjungi waduk Selorejo di kawasan Ngantang, Malang, maka kita meluncur kesana saja. Berangkat pukul 09.20 dengan mengendarai espass alias si marmut, perjalanan pagi itu cukup ramai dan kondisi cuaca lagi mendung berat.

Menelusuri jalan yang berkelok-kelok, berjalan pelan sambil menikmati perjalanan, melihat warung duren di penggiran jalan kawasan Pait, membuat istri pengen juga tapi karena lagi hamil, jadinya cuma melihat saja,hihihi.

images1Pukul 10.05 saya sudah sampai di pertigaan Kambal (Ngantang) lalu belok kanan menuju Waduk Selorejo yang berjarak kurang lebih 4 km lagi. Kemudian menemui pintu gerbang retribusi namun ternyata disini nggak ditarik karcis jadi kita disuruh terus berjalan.

Ochim0864Saya berpikir pasti nanti mendekati lokasi waduk akan ada pos pemeriksaan karcis, dan ternyata benar, saya bilang ke petugas kalau dari pintu masuk tadi belum bayar, kemudian petugas menyerahkan 2 karcis untuk saya bayar sebesar 25.000. Saya nggak tahu rinciannya tapi dalam karcis tersebut tertera 11.400 dan ada 2 karcis lagi untuk asuransi kecelakaan diri.

Ochim0943Setelah melakukan pembayaran tadi, saya berjalan pelan untuk mencari parkir dan sebelum memasuki lokasi parkir, ditarik karcis parkir mobil sebesar 3000 perak saja. Mobil sudah dapat tempat parkir yang sebelumnya sempat muter untuk mencari tempat yang masih kosong karena sebagian besar sudah terisi mobil maupun bis besar.

Pasukan bis besar, dua bodi scorpion king dan dua Marcopolo.

Ochim0895parkiran mobil…

Ochim0867

Begitu turun kita berjalan menuju waduk dan ditawari untuk naik perahu motor maupun yang pakai dayung. Karena baru datang, saya pengen jalan-jalan dulu, nanti saja naik perahunya.

Ochim0870Saya pengen mencari jembatan gantung dulu yang sepertinya terlihat menarik saya lihat di internet. Nih dia penampakannya…

Ochim0884Jembatan ini maksimal di lewati 10 orang, tapi ada juga yang asal lewat saja nggak memperhatikan jumlah orang yang melintas.

Sempat beli gorengan seperti weci, tempe menjes dan pisang goreng, disini harganya 2000 dapat 3 item, menurut saya mahal tapi ya wajar saja karena memang di tempat wisata.

Ochim0908Saat duduk menikmati gorengan sambil liatin perahu yang berseliweran, saya jadi pengen segera naik, akhirnya saya datengi salah satu nahkodanya dan menanyakan tarifnya, untuk perahu motor 50 ribu dan itu rutenya muter sebagian dari waduk Selorejo, sedangkan yang perahu dayung tarifnya 30 ribu saja dan itu muternya nggak seperti perahu motor. Yowes ambil yang perahu motor saja muternya agak jauhan dikit.

Ochim0922Setelah puas muterin waduk, saatnya makan siang. Di pinggir waduk ini banyak berjajar warung lesehan dengan menu serba lalapan. Saya dan istri memesan mujaer kecil 1 porsi, lalapan, 2 piring nasi putih serta 2 gelas es degan. Agak lama nunggunya pesenan baru datang dan langsung dihajar. Ikan mujaer ini gurih banget dan bisa dimakan tanpa khawatir kena durinya, karena ikannya masih kecil.

Ochim0932Setelah kenyang dan nasi juga sudah habis, ternyata mujaernya masih tersisa banyak, saya berpikir lebih baik dibungkus saja,hehe. Karena sudah semakin siang, saya memutuskan untuk segera pulang saja dan mampir ke SPBU Ngantang untuk sholat Dhuhur. (Ochim)

Iklan

About ochimkediri

semoga Allah SWT selalu melindungi setiap perjalananku... Lihat semua pos milik ochimkediri

15 responses to “Berkunjung ke Waduk Selorejo, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: