Meriahnya Takbiran dengan Petasan

Sudah menjadi kebiasaan sejak dulu bahwa malam takbiran selalu identik dengan konvoi kendaraan keliling desa atau kota, dan tak ketinggalan adalah dengan menyalakan petasan atau kembang api. Saya dulu ketika masih usia sekolah juga menyempatkan untuk ikut keliling pakai motor, hanya saja tanpa petasan, karena menurut saya terlalu berbahaya dan sudah banyak korban berjatuhan karena mainan berapi ini.

Walau begitu saya paling suka lihat orang-orang pada bergantian nyalain petasan baik yang kecil maupun yang skala besar šŸ˜€ kesannya malam takbiran jadi lebih meriah. Sepertinya memang tak lengkap kalau merayakan malam takbiran tanpa petasan.Ā 

Malam takbiran juga selalu identik dengan konvoi motor atau mobil, berkeliling formasi bergerombol dan berjalan pelan-pelan, namun sangat disayangkan para pengendara ini selalu mengabaikan keselamatan mereka dengan tidak memakai helm, malah terkadang pengendara motor yang konvoi ini dengan sengaja membleyer gas berulang-ulang, bikin berisik dan terkesan urakan.

Konvoi boleh saja asalkan tetap tertib berlalu lintas dengan memakai atribut safety riding minimal pakai helm dan jaket, karena ini kan juga untuk keselamatan pengendara sendiri, nanti kalau terjadi apa-apa dijalan malah nggak bisa merayakan lebaran bersama keluarga. (Ochim)

Iklan

About ochimkediri

semoga Allah SWT selalu melindungi setiap perjalananku... Lihat semua pos milik ochimkediri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: