Serba serbi

Pengalaman Pakai Mobil Rental Daihatsu Great New Xenia 2016

Weekend kemarin saya mudik ke rumah istri di Magetan, biasanya kesana pinjem mobil ortu tapi kemarin itu sedang dipakai akhirnya saya nyari rental mobil saja yang bisa lepas kunci. Dengan dibantu temen, akhirnya dapat rental mobil yang biasanya dia pakai untuk carteran. Saya sih berharap ada mobil Agya maupun Alya karena sudah tahu tingkat konsumsi BBM yang sangat irit. Namun di rental yang ready ternyata hanya Avanza, Xenia, Ertiga dan Mobilio. Untuk Avanza dan Xenia tarifnya 275.000 per 24 jam sedangkan Ertiga dan Mobilio 300.000 per 24 jam.

Sepertinya Ertiga dan Mobilio nggak masuk karena memang ada yang lebih murah, akhirnya pilihan ke Xenia saja karena kebetulan temen ada yang punya Great Xenia dan menurutnya konsumsi BBM mobil ini irit banget, yowes tanpa pikir panjang saya deal Great Xenia saja. Sebagai jaminan, saya wajib meninggalkan KTP, KK asli dan sepeda motor beserta STNK, nggak masalah semua bisa saya penuhi,hehee

Kesan awal pas membawa Great Xenia dari tempat rental menuju rumah adalah tarikan gasnya yang enteng banget, akselerasi lebih cepat dan enak buat selap selip. Kopling juga terasa enteng jadinya kaki nggak gampang pegel, apalagi perpindahan gigi terasa mudah dan halus, pokoknya nyetir terasa sangat nyaman.

Pukul 18.20 saya bergerak meninggalkan rumah di kawasan Jetis (Mojokerto) dan masuk gerbang tol Penompo tepat pukul 18.30, setelah masuk tol ternyata kondisi kendaraan cukup ramai, maklum saja memang sudah memasuki weekend. Melihat kendaraan kenceng semua saya pun terbawa ikut memacu Xenia sampai menyentuh angka 100 kpj, cukup kencang untuk ukuran saya yang biasanya hanya di angka 80 saja, ya karena terlena dengan performa Xenia yang jempolan ini.

Pukul 19.25 saya turun di gerbang tol nganjuk, lanjut perjalanan lewat bawah. Di jalan raya ini kendaraan cukup lengang walaupun kadang juga menemui iringan mobil cukup panjang berjalan pelan karena di depan ada truk bermuatan. Sesekali di sela mereka saya bisa nyalip satu per satu menunggu jalur lawan arah sepi. Sempat juga mengejar bis Mila Sejahtera jurusan Yogya – Banyuwangi yang kala itu cukup kencang dan saya hanya bisa menempel di belakangnya.

Pukul 20.50 berhenti di selatan alun-alun Madiun karena istri beli jajanan dan saya ikut turun sebentar untuk melemaskan badan yang lumayan pegel, sejak sore pulang sekolah belum istirahat. 15 menit kemudian lanjut perjalanan menuju magetan via takeran hingga sampai di rumah mertua di Ngariboyo-Magetan sekitar pukul 22.00.

Ini pengalaman pertama saya pakai Great Xenia 1.3 dan yang buat saya terkesan adalah akselerasinya mantab, tarikan awal sangat ringan serta cukup anteng ketika melaju di tol dengan diisi 3 penumpang. Kekedapan kabin juga senyap sehingga bikin nyaman penumpang di dalam. dan yang paling penting adalah ketika perjalanan pulang-pergi memakai Great Xenia, konsumsi BBM yang sangat irit, sangat efisien untuk perjalanan jauh. (Ochim)

Informasi Umum

Mencari Gedung BKD Kab. Sidoarjo

Hari minggu sore 19 September 2021 kemarin habis ashar saya siap-siap mau berangkat ke Sidoarjo, rencana mau mencari lokasi tes CPNS saya nanti. Kebetulan belum pernah ke BKD Sidoarjo jadi harus survey lokasi dulu biar nanti pas berangkat hari H-nya sudah tau mana yang mau dituju, nggak mencari lagi. Biasanya saya ikut tes CPNS dengan lokasi tes di gedung Kanreg II Surabaya, kalau tidak salah  sudah 2 kali disana.

Pertama cek gps untuk mengetahui jalan mana yang akan saya lewati, dari Mojokerto ternyata saya harus menuju arah krian dulu lalu nanti dari simpang empat klenteng Krian belok kanan. Setelah belok kanan tinggal lurus saja ikuti jalan besar dan setiap menemui persimpangan akan ditunjukkan jalan lurus terus arah ke Sidoarjo.

Awalnya saya pikir jalan ini pasti bakal macet karena jalur alternatif dan pas jam sore, tapi ternyata cukup lancar, melewati jalan raya Wonoayu – Jalan raya Pilang – Jalan raya Suko. Penunjuk jalan disetiap persimpangan cukup jelas menunjukkan arah ke Sidoarjo, jadi saya nggak perlu lagi berhenti cek gps. Kecuali kalau pas ragu, karena sempat nyasar juga pas sudah sampai di Kota Sidoarjo.

Sekitar pukul 16.30 saya sudah menemukan kantor BKD Kab. Sidoarjo, ternyata lokasinya berada 2 km selatannya alun-alun Sidoarjo, jadi gampang dicari dan berada dipinggir jalan raya. Setelah memastikan keberadaan kantor BKD, saya lalu terus berjalan sambil mencari jalur putar balik menuju ke alun-alun untuk istirahat. Perjalanan dari Mojokerto ke Sidoarjo via Krian – Wonoayu kurang lebih 1,5 jam dengan kecepatan santai.  

Masuk parkiran alun-alun lalu berjalan memasuki taman, sudah banyak orang disana ada yang duduk-duduk, ada yang sendiri, berdua maupun bersama keluarga, anak kecil berlarian sambil membawa mainan, penjual makanan dan mainan. Saya sendiri mencari tempat duduk yang agak longgar agar tidak berkerumunan.

Suasana alun-alun sudah tidak terlalu panas karena matahari sudah condong ke barat, jadi teduh dan sangat nyaman untuk dikunjungi bersantai bersama keluarga, sampai saya berpikir kalau suatu saat nanti bisa mengajak anak istri kesini. Pukul 17.05 saya ambil motor diparkiran lalu bergegas pulang sambil merencanakan sholat maghrib di jalan saja, karena kalau menunggu maghrib di alun-alun nanti takut kemaleman dijalan. (Ochim)

Informasi Umum

Alhamdulillah ada Pemutihan dan Insentif Pajak JATIM 2021

Pemerintah propvinsi jawa timur baru saja mengeluarkan surat edaran tentang kebijakan pemberian insentif pajak daerah untuk rakyat jawa timur tahun 2021. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan mengingat dampak pandemi covid 19 belum mereda dan memberikan efek negatif serta menurunkan perekonomian rakyat disegala bidang. Lalu apa saja insentif pajak yang diberikan pemerintah jawa timur ini?berikut ini ulasannya:

  1. Pembebasan sanksi administratif atau penghapusan denda bagi kendaraan bermotor dan kebijakan pembebasan bea balik nama.
  2. Pembebasan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ke II dan seterusnya.
  3. Diskon Pajak Kendaraan Bermotor untuk Roda dua dan tiga sebesar 20% kemudian diskon untuk roda empat atau lebih sebesar 10%.

Pemutihan dan insentif pajak kendaraan bermotor ini berlaku mulai hari ini tanggal 9 september 2021 sampai dengan 9 desember 2021, lumayan cukup lama waktunya silahkan bisa dipersiapkan mulai sekarang bagi yang kendaraannya nunggak pajaknya, semoga bermanfaat. (Ochim)

Motor

Penggantian Seal Shockbreaker Honda Beat FI 2017

Jadi beberapa waktu lalu garasi rumah saya terlihat ada tetesan oli yang berasal dari motor beat punya istri, saya perhatikan kok tetesannya berasal dari depan. Saya merasa aneh sampe ngolong bagian dek tengah sampe depan, ternyata ada kebocoran pada shockbreaker depan sebelah kiri. Baru kali ini saya lihat oli shockbreaker bisa sampe netes, pengalaman saya biasanya kerusakan bocornya oli shockbreaker hanya rembesan saja.

Ya sudah akhirnya pas hari sabtu 4 septemebr 2021 kemarin motor beat saya bawa ke bengkel ahass dekat rumah di kawasan Canggu-Jetis untuk dilakukan penggantian seal shock. Prosesnya agak lama hampir 1 jam karena kebetulan saya juga minta cek pengereman depan-belakang yang terasa kurang pakem, ternyata hanya di setel saja nggak sampai ada penggantian part.

Untuk rincian biaya perbaikan pada shock depan ini yang pertama adalah harga seal shock sebesar 20.000 kemudian oli shock sebesar 28.000, lalu jasa perbaikan 20.000, kali ini menurutku cukup murah untuk ukuran harga part bengkel sekelas ahass. (Ochim)

Motor

Borong Oli 3 Botol

Dirumah ada 3 motor yang menghuni garasi yaitu New Jupiter MX 2013, Honda Supra 125 Helm In 2011 dan Honda Beat FI 2017. Nah ini kemarin kebetulan kok ya tiga-tiganya sudah waktunya ganti oli mesin tapi pas tanggal tua, ya sudah nunggu tanggal muda dulu ya di bulan September, hehee.

Setelah memasuki bulan September dan sudah gajian, langsung mlipir ke toko part langganan di Kota Mojokerto lalu borong 3 botol oli dengan merk yang berbeda. Si Jupiter MX pakai Yamalube Sport 1 liter dengan harga 48.500, Supra Helm in pakai oli standarnya yaitu Ultratech kemasan botol 0,8 liter alias 800 ml di banderol 34.000 sedangkan yang terakhir Matik Honda Beat FI pakai oli MPX 2 0,8 liter dengan harga 41.000.   

Kali ini terpaksa beli barengan karena memang di catatan angka odometer saya ketiga motor ini sudah sama-sama waktunya ganti, yaitu setiap 2000 km, sedangkan ketiganya sudah kelewat 500 km. Penggantian oli ini merupakan salah satu perawatan wajib yang harus dilakukan karena fungsinya sangat vital untuk pelumasan ruang mesin motor, Jangan sampai terlalu lama rentang waktu gantinya apalagi sampai oli berkurang drastis. Makanya kadang pada waktu tertentu saya juga menyempatkan untuk selalu cek oli mesin melalui dipstick untuk melihat volume oli. (Ochim)