Nongkrong di Bendungan Rolak Songo Mojokerto

Mumpung masih pagi sekitar pukul 06.30, saya pengen jalan-jalan, tapi untuk hari minggu ini bukan jogging seperti minggu biasanya melainkan sambil riding pakai motor. Tiba-tiba saja terlintas untuk mengunjungi bendungan di kawasan Mojokerto, yaitu Bendungan Rolak Songo. Jarak dari rumah kurang lebih 6 km.

bendungan rolak songoKeluarin motor lalu panasin sebentar sekitar 3 menit, saya bergegas menuju Rolak Songo melewati jalan semeru, jalan Ijen lalu belok kiri melewati pinggiran kali brantas. Tinggal mengikuti jalan di pinggiran brantas ini, nanti bakal ketemu Bendungan yang terletak di perbatasan Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto ini.

Setelah sampai lokasi saya lalu mencari tempat yang agak sepi, kebetulan ditempat Bendungan ini selalu ramai pengunjung karena viewnya memang sangat bagus, sehingga banyak pengunjung datang sekedar menikmati pemandangan di Rolak Songo. Saya berhenti di sebelah utara bendungan yang cukup sepi sambil melihat panorama yang indah dari segala sudut.

Bendungan ini fungsinya adalah untuk mengatur ketinggian debit air sungai brantas yang mengalir di Kabupaten Mojokerto. Sedangkan nama Rolak Songo ini diambil dari menara penggerak pintu air yang jumlahnya ada sembilan. (Ochim)


Selamat Datang Daihatsu Espass

espass biruSetelah melakukan pencarian yang melelahkan, akhirnya pilihan jatuh ke mobil daihatsu espass keluaran tahun 1995. Banyak saudara yang bilang, kenapa pakai espass lagi? Kan sudah pernah merasakan espass ortu (yang kebetulan sudah dijual 6 bulan yang lalu). Pertimbangan saya, dalam proses pencarian tersebut kebetulan ada espass ini dalam kondisi yang relatif masih bagus, baik mesin maupun bodinya.

Dalam proses pencarian, saya menyesuaikan dengan dana yang ada, yaitu antara 30 – 35 jutaan. Mobil yang saya minati dalam rentang harga tersebut adalah Suzuki Forsa, Honda Civic Wonder, Corolla GL/SE, Daihatsu Espass serta Zebra Bodytech. Namun ternyata yang dapat duluan si Espass ini.

Setelah menebusnya dengan harga 32.5 juta, mobil langsung saya bawa ke bengkel untuk cek beberapa komponen yang harus segera diganti, karena mobil ini bakal dipakai wara – wiri termasuk saat lebaran, saya nggak mau ada kerusakan dalam perjalanan.

espass biru 2Yang wajib dilakukan penggantian adalah timing belt, part yang satu ini fungsinya sangat vital, jika sampai putus ditengah jalan, maka berakibat kerusakan parah pada mesin espass. Oleh karena itu, harus segera diganti agar tahu riwayat usia part tersebut. Sekedar diketahui, usia pakai timing belt ini adalah 50.000 km, jadi kalau sudah melewati angka tersebut harus segera diganti.

Memang kata penjualnya sih katanya masih bagus dan nggak perlu diganti, tapi siapa yang bisa menjamin? Saya tidak percaya begitu saja. Lagian harga part ini murah kok, saya beli di toko Sarinah Kediri dapat harga 280 ribu buatan daihatsu.

Kemudian penggantian oli mesin, gardan serta transmisi yang menghabiskan dana 350 ribu. Selain itu ada beberapa part kecil yang menurut mekanik memang harus diganti. Untuk mesin sendiri Alhamdulillah masih cukup fit dan nggak ada yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan lancar disetiap perjalanan pakai espass ini dan nggak begitu banyak jajan😀 (Ochim)


Nonton Acara Ngaji Bareng Cak Nun di GOR A. Yani Mojokerto

Ngaji bareng cak nun di GOR A. Yani Mojokerto 2Awalnya saya bener-bener nggak tahu kalau lapangan di sebelah perumahan saya akan ada acara ngaji bareng cak nun, saya pikir ya hanya pengajian biasa yang mendatangkan penceramah. Namun malamnya ketika saya ngobrol-ngobrol dengan istri, sayup-sayup terdengar suara musik kayak gamelan.

“kok sampai jam 11 malam gini masih belum kelar acaranya”.

“itu yang ceramah katanya cak nun” jawab istri saya.

“mosoook?? wah kalo gitu aku tak lihat ke lapangan sekarang”

seketika saya bergegas ganti baju dan memakai sarung, mengeluarkan motor dari garasi dan berangkat menuju lapangan yang berada di sebelah perumahan.

Saya lihat situasi diluar lapangan nampak tidak begitu ramai, hanya beberapa orang terlihat nongkrong di sekitar luar lapangan. Namun nampak berjajar motor dan mobil yang terparkir rapi di samping dan depan lapangan, saya lalu parkirin motor.

“kok malam mas datangnya?” kata tukang pakir.

“iya mas” jawab saya sambil senyum, ini karena saya baru tahu kalau ada cak nun, batin saya.

ngaji bareng cak nun di GOR A. Yani MojokertoKemudian saya berjalan melalui pintu masuk dan duduk di sebuah terpal yang sudah tersedia di lapangan. Nampak dari layar lebar di sebelah kanan-kiri panggung, cak nun sedang berinteraksi dengan pak walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus, kemudian dialog dengan para hadirin. Obrolan santai tersebut nampak gayeng disertai tawa. Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para jamaah, dijawab dengan bahasa yang mudah dipahami serta respon yang cerdas dari narasumbernya. Disini para hadirin terlihat sangat menikmati, mengikuti dan menyimak semua yang telah disampaikan oleh cak nun, selain itu juga menikmati musik kiai kanjeng yang dibawakan oleh para personilnya.

Saya bener-bener merasa nyaman berada di acara ini, seolah mendapatkan sesuatu yang tidak akan saya temukan ditempat lain, saya mengagumi pemikiran dan terobosan beliau yang tak terduga ketika menghadapi permasalahan dan keresahan masyarakat dewasa ini.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 00.30, acara ngaji bareng Cak Nun akhirnya ditutup dengan nyanyi Tombo Ati yang dibawakan oleh Cak Nun beserta para narasumber yang berada diatas panggung, ada pak Walikota Mojokerto beserta pejabat lainnya. Kemudian jamaah membubarkan diri, namun ada juga yang merangsek ke depan untuk antri bersalaman dengan Cak Nun dari atas panggung, saya pun ikut antri juga dengan para jamaah lainnya. (Ochim)


Iklan Mobil Tidak Sesuai dengan Kenyataan

civic wonderBeberapa hari yang lalu saya lihat iklan di olx mengenai mobil Honda Civic Wonder, disitu keterangannya bahwa kondisi mobil sangat mulus, tinggal pakai, AC dingin serta semua kelebihan ditunjukkan. Wah saya tertarik lalu mencoba menghubungi nomor si penjualnya untuk melihat mobilnya. Lokasi rumahnya di sekitar Bogo, Papar. Namun bapak penjual ini bersedia datang ke rumah saya untuk memperlihatkan mobilnya, pikir saya malah kebeneran, nggak usah repot-repot kesana, soalnya cukup jauh sekitar 25 km dari rumah saya.

Sore hari akhirnya si pemilik mobil datang, kesan pertama saya melihatnya kok dekil banget, penuh debu, oh paling habis dipakai dan belum dicuci. Kemudian saya berlanjut melihat detail bodi-bodinya masih presisi, tidak ada bekas penyok maupun cat tambalan, sepertinya masih original. Berikutnya saya buka kap mesin, memang terlihat bersih, namun ada sedikit basah pada silinder blok, saya colek seperti oli, kayaknya ada yang merembes.

Kemudian lanjut ke kabinnya, kok nggak menarik blas, terlihat kusam, seperti mobil yang sudah lama tidak jalan, karet lantai juga tidak ada, trus juga bau pengap. Saya iseng buka bagasi belakang lalu cek lantai bagasi bagian pojok, ada tambalan semacam patri disana, warna perak, seperti tambalan panci, kemudian saya tutup bagasi, eh doi nggak mau nutup, saya banting agak keras tetap mental terbuka. Walah..

civic wonder 2Bapak saya mau mencoba menjalankan, saya ikut dan duduk sebelah sopir, kesan pertama menjalankan ketika injak kopling, ada sesuatu yang bunyi seperti besi beradu, kemudian pada saat menjalankannya, ada suara getar entah dari mesin atau bodi, kalau kata bapak sih suaranya keluar dari belakang.

Ketika jalan juga nampak tidak nyaman, entah apanya, yang jelas pada saat mengendarainya terasa aneh, suara mesin juga kasar. Saya coba nyalakan AC, yang keluar hanya angin saja, tidak terasa hawa dingin hingga sekitar 10 menitan. Wah bener-bener nggak sesuai seperti yang di iklan, ini pasti mulai banyak perbaikan dimana-mana. Tapi saya langsung berlagak cuek saja, tidak menawar dan tidak tanya-tanya lagi, ajak ngobrol yang lain.

Mungkin beginilah seninya nyari mobil bekas, yang penting telaten saja dan sabar, tidak terlalu terburu, siapa tahu dapat mobil yang masih bagus meskipun tahun lawas. (Ochim)


Seandainya Punya Mobil

biasanya mudik pakai ini, pinjem orang tua

biasanya mudik pakai ini, pinjem orang tua

Bermula dari liburan tanggal merah beberapa hari yang lalu, menyisakan angan yang sepertinya pengen diwujudkan. Ketika itu memang sudah tahu jauh hari kalau pada bulan mei ada tanggal merah 2 hari mendekati weekend, yaitu tanggal 5-6 hari kamis-jumat (sabtu tetap masuk kerja L ) namun saya dengan istri tenang-tenang saja tidak ada rencana mudik. Ndilalah pas hari H, ada suatu urusan yang mengharuskan istri mudik ke Magetan.

Nah kalau hari sudah menjelang libur tanggal merah apalagi sampai 2 hari, bisa dipastikan semua kendaraan umum seperti bis akan penuh penumpang. Apalagi beberapa travel saya hubungi semua sudah menyatakan penuh hingga 4 hari kedepan, saya coba pesen tiket kereta api juga sudah penuh, masih ada sih tapi harganya diatas 200 ribu, padahal cuma mau numpang dari mojokerto ke madiun. baik perjalanan ke magetan maupun perjalanan balik ke Mojokerto.

Akhirnya pasrah saja tidak bisa mudik, namun keesokan harinya pada hari jumat pagi, saya iseng cari lagi travel di internet, saya coba hubungi ternyata masih ada, Alhamdulillah akhirnya istri bisa mudik.

Sejak saat itu saya berandai-andai, kalau saja punya mobil sendiri, nggak bakal bingung dan repot mau pergi kemana-mana pas liburan gini. Karena memang rumah asal istri agak jauh dari tempat tinggal sekarang dan sering mudik kesana. Belum lagi juga anak saya masih kecil, nggak memungkinkan kalau mudik pakai motor dengan jarak yang jauh.

Lalu saya mulai iseng hunting di olx maupun forum jual beli mobil di fesbuk. Nyari yang murah-murahan antara 25 – 30 jutaan. Dengan dana sekian, memang agak susah mencari mobil bekas yang masih bagus, namun saya tetap optimis pasti ada, meskipun rakitan tahun lawas. (Ochim)

 


Anak Bertanya, Pemerkosaan itu Apa Sih??

Dewasa ini di televisi sering banget kita dengar berita tentang perkosaan dan pembunuhan, miris sekali mendengarnya. Bahkan ketika saya membaca koran edisi kemarin, ada kabar di salah satu Kota di Jawa Timur ada kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang anak terhadap tetangganya sendiri.  Indonesia memang sudah dalam level darurat untuk kasus pemerkosaan dan pencabulan.

Kabar mengenai pemerkosaan yang seringkali di tayangkan televisi ternyata menggugah rasa keingintahuan anak, mereka menanyakan arti dari perkosaan tersebut. Sebagai orang tua, ternyata bingung juga bagaimana harus menjawabnya, merangkaikan kata agar si anak mudah memahami arti dari kata tersebut. Berikut ini ada jawaban yang kira-kira bisa dengan udah dipahami oleh anak-anak…

Jadi perkosa itu artinya menyakiti, memperkosa itu menyakiti dan diperkosa itu disakiti. Tapi kata perkosa itu lebih sering digunakan ketika menyakiti di bagian kemaluan/aurat kita.

Lalu kita jelaskan juga mengenai tindakan preventif agar anak terhindar dari tindakan pencabulan atau perkosaan. Berikut ini ada sebuah brosur yang terdapat beberapa tindakan yang harus kita sampaikan kepada anak untuk menghindari tindakan perkosaan/pencabulan:

anak mampu menjaga diri 2

anak mampu menjaga diri

semoga anak-anak kita terhindar dari tindakan yang tidak kita inginkan. (Ochim)

sumber: disini


Pecel Jombangan – Pare, Rasanya Itu…

pecel jombangan pareTadi malam lagi ada keperluan sebentar di Pare bersama 2 saudara saya, lalu ketika perjalanan pulang memutuskan untuk mampir di warung nasi pecel Jombangan yang terkenal itu. Kebetulan saya belum pernah kesana, ya uwes ayo saja.

pecel jombangan pare 3Dari perempatan Jombangan Pare saya ambil arah ke timur, kurang lebih 3 km, nanti ada tulisan warung Bu Kamarumi di kiri jalan, warungnya berada di teras rumah kemudian ditambahi meja kursi panjang. Saudara saya pesan 3 porsi pecel, nggak lama pesenan sudah datang, cepet banget nggak sampai 5 menit menunggu. Menariknya, pecel ini tidak pakai piring tapi pincukan daun pisang. Di meja juga disediakan berbagai macam lauknya, ada tahu, tempe, telor asin, dll.

pecel jombangan pare 2Setelah nyobain beberapa sendok, menurut saya rasanya biasa saja, tidak ada yang istimewa. Ya mungkin karena rempeyeknya yang banyak kali ya, trus cara penyajiannya yang pakai pincuk, jadi banyak yang tertarik kesini. Tapi untuk rasa bumbu pecel serta sayurnya biasa saja menurut saya, tidak ada daun kemangi maupun trancam.

Setelah menghabiskan nasi pecel, lalu bayar dengan rincian nasi pecel 3 porsi, 1 tempe goreng, teh hangat 3 gelas semua habis 22 ribu, murah meriah. (Ochim)


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 355 pengikut lainnya